Cungkring, Menu Legenda Untuk Sarapan Khas Bogor

Khas Bogor

Apa yang ada pikiranmu ketika mendengar kata “Cungkring” Yap, wajar saja jika jawabannya adalah kurus. Namun kali ini beda dengan arti cungkring yang itu, karena cungkring kali ini adalah menu sarapan khas Bogor yang sudah melegenda.

Kenapa sih dibilang sudah melegenda? Karena Cungkring khas Bogor ini sudah dikenal oleh masyarakat sejak 41an tahun yang lalu. Kala itu Cungkring yang paling terkenal adalah Cungkring Pak Jumat.

Terus Cungkring itu berbahan dasar apa sih? Cungkring sendiri berbahan dasar Kaki Sapi. Nah yang diolah disini adalah kikil, damrat, kulit sampai urat sapi, kemudian dibumbuhi dengan kacang ditambah dengan lontong, dan disajikan dengan keripik tempe.

Bumbu kacang yang digunakan di Cungkring ini memiliki tekstur seperti kupat tahu yang digiling kasar dan masih terasa di gigitan. Kikil dan lontong yang lembut ditambah dengan renyahnya keripik akan membuat siapaun ingin nambah lagi makan Cungkring.

Dimana bisa menemukan Cungkring Bogor? Seperti yang disebutkan diatas, cungkring yang terkenal adalah cungkring pak Jumat, dan sekarang digantikan oleh anaknya yakni kang Deden yang bisa ditemui di jalan sebelum perempatan Gang Aut sebelah kiri Jalan Suryakencana ke arah Puncak Bogor.

Konon Cungkring tidak ditusuk seperti sate

Seiring perkembangan jaman, banyak muncul variasi untuk cungkring Bogor, beberapa warung sate di Bogor yang menyajikan sate kulit sapi yang dinamai cungkring, padahal menurut kang Deden, Cungkring yang sebenarnya tidak ditusuk seperti halnya sate.

So, gimana makin ngiler ingin mencobanya? tak perlu kawatir akan harga Cungkring ini, karena untuk menikmatinya kita hanya perlu merogoh koceok sebesar 15.000 saja. Sangat murah untuk menu makanan yang berbahan dasar sapi kan?

Tapi ingat, untuk menikmatinya perlu tengok jam dulu ya, karena Cungkring legendaris yang dijual kang Deden ini hanya ada sekitar pukul 07.00-9.00 pagi saja. Jadi jangan sampai kahabisan ya.

Leave a Reply