Citilink Tambah Jadwal Penerbangan Jakarta – Banyuwangi

Jadwal Penerbangan

Akses untuk menuju Banyuwangi saat ini semakin diperluas. Saat ini Citilink telah menambah jadwal penerbangan menuju Banyuwangi dari Bandara Soekarno Hatta, jadi dua kali dalam sehari.

Maskapai milik pemerintah berbiaya hemat ini telah menambah jumlah flight hariannya secara permanen mulai Kamis (31/5/2018) kemarin.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sangat mengapresiasi kebijakan Citilink yang menambah jadwal terbangnya dari dan menuju Banyuwangi.

“Ini mempelihatkan bahwa pasar di Banyuwangi semakin berkembang. Baik pasar wisatawan yang hendak berlibur ataupun mereka yang menempuh perjalanan untuk bisnis,” jelas Anas kepada detikTravel.

Bagi Anas, ini juga akan menambah opsi bagi mereka yang ingin menuju Banyuwangi. Mengingat, saat ini ada lima penerbangan rute Jakarta – Banyuwangi pp yang dilayani oleh tiga maskapai penerbangan.

“Kami yang di Banyuwangi akan terus berbenah untuk menjadikan tempat kami nyaman dan layak dikunjungi. Ini sebagai konsekuensi bertambahnya flight ke mari,” kata Anas.

Perwakilan Citilink Banyuwangi, Dadang Teguh Setiawan, mengatakan bahwa penambahan jadwal baru penerbangan rute Banyuwangi-Jakarta dua kali sehari ini sudah rilis.

“Kini mobilitas wisatawan akan menjadi semakin leluasa karena ketersediaan seat per hari menjadi bertambah. Hal ini juga pastinya bagus bagi pariwisata Banyuwangi,” kata Dadang.

Beroperasi dua kali sehari, poros Banyuwangi-Jakarta setiap harinya dilayani pukul 09.15 WIB (QG703) dan 15.45 WIB (QG701).

“Saat ini jadwal yang dari Banyuwangi sudah baku, yaitu pagi dan sore hari. Ini berlaku mulai Minggu (3/6),” lanjut Dadang.

Sebelumnya jadwal flight Citilink dari Banyuwangi menuju Jakarta sempat mengalami penyesuaian. Terkena efek kebijakan technical reason. Dengan kode flight QG, penerbangan pagi dari Banyuwangi sempat direvisi. Mulai Rabu (6/6) nanti, rencananya jam keberangkatan pesawat nomor QG703 diubah menjadi 11.20 WIB. Dadang menegaskan, jam keberangkatan dari Banyuwangi berlaku permanen.

Sementara jadwal dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) untuk flight pagi pukul 05.25 WIB dengan pesawat QG700. Penerbangan siang dilakukan pukul 12.00 WIB dan memakai pesawat dengan nomor flight QG702.

“Kalau agenda dari flight dari Jakarta ini juga sudah paten,” ujar Dadang.

Penambahan jumlah flight ini memang dilakukan seiring pertumbuhan wisatawan menuju The Sun Rise of Java. Tingkat isian kursi atau seat load factor rute Banyuwangi saat ini sudah mencapai 80% per harinya.

Dadang juga menambahkan, penambahan jadwal flight ini tidak terpengaruh dengan momentum Lebaran. Jadwal flight ini akan berlaku permanen. Citilink juga mengklaim, rencana penambahan flight harian sudah mulai direncanakan sejak Mei silam.

Untuk menunjang kenyamanan dan kapasitas angkut, Citilink juga akan mengaktifkan pesawat Airbus begitu upgrade landas pacu bandara Banyuwangi selesai.

“Jadwal ini akan berlaku reguler. Untuk Lebaran tetap mengikuti regulasi yang berlaku. Kalau runaway sudah siap, kami bahkan akan mengoperasikan Airbus ke Banyuwangi. Yang jelas, penambahan jumlah flight ini sebagai respon atas kebutuhan pasar. Jadi arus wisatawan menuju Banyuwangi ini sangat bagus,” tegas Dadang.

Penambahan jumlah flight reguler ini mendapat respon positif Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar mengungkapkan, respon cepat dilakukan Citilink membaca potensi pasar.

“Pertumbuhan pasar Banyuwangi ini pesat. Citilink sangat detail membaca pertumbuhan dan potensi ini. Untuk Banyuwangi rumusnya tetap sama, yaitu WIN Way atau Wonderful Indonesia Way. Ini juga bisa diartikan the way to win,” kata Menpar dalam keterangan tertulisnya.

Leave a Reply