China Sangat Tertarik Dengan Pesawat Supersonik

Pesawat Supersonik

Banyak dari Anda yang pasti masih mengingat pesawat supersonik Concorde. Belum lama ini ada kabar terbaru yang mengabarkan bahwa tidak lama lagi akan ada penggantinya dan sudah diminati oleh China.

Seperti dilansir dari CNN Travel, Senin (4/5/2018), pesawat ini akan bisa memangkas waktu perjalanan dari Shanghai ke Los Angeles menjadi hanya 5 jam. Tokyo ke San Francisco menjadi hanya 5,5 jam dan Sydney ke Los Angeles menjadi hanya 6 jam.

Dalam beberapa tahun belakangan, sebuah startup aeronautika mulai menggeluti lagi pesawat supersonik. Seperti diketahui, pesawat Concorde sudah pensiun sejak tahun 2003 silam.

Penggantinya kali ini adalah adalah Boom Technology, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat. Saat ini mereka telah mengumpulkan USD 85 juta untuk pendanaannya dari investor dan mitra strategis, seperti Virgin Atlantic Airways dan Japan Airlines juga dilaporkan menginvestasikan USD 10 juta untuk pre-order 20 dari 55 kursi pesawat. Debut pesawat ini dijadwalkan akan dilakukan pada tahun 2023 nanti.

Ctrip, sebuah penyedia jasa perjalanan terbesar di Asia asal China dengan 300 juta pelanggan menjadi mitra strategis pertama Boom Technology.

“China sangat menjanjikan untuk menjadi salah satu pasar terbesar perjalanan pesawat supersonik. Permintaan perjalanan udara sangat besar dan orang China saat ini semakin tertarik menghabiskan uang untuk sebuah pengalaman,” ujar Victor Tseng, Chief Commercial Officer Ctrip.

Pada tahap pertama, Boom Technology telah mengumumkan rencana menerbangkan XB-1, pesawat demonstrasi dua kursi pada tahun 2019 nanti. Hal ini sebagai bukti konsepnya.

Jika itu berjalan dengan lancar, perusahaan ini akan memulai misi utamanya, yakni membangun armada jet komersial supersonik yang akan sanggup terbang dengan kecepatan Mach 2.2 atau setara dengan 1.451 mph.

Tidak seperti Concorde atau Tupolev Tu-144, pesawat supersonic Boom Technology akan memiliki beberapa perbedaan utama. Boom Technology berencana hanya akan memasangkan 55 kursi saja, sedang pesawat Concorde memiliki 92 hingga 128 kursi.

Perbedaan kedua juga akan ada di harga tiket, dengan kursi yang lebih sedikit, tarif Boom lebih terjangkau. Perbandingan tiket PP Concorde sekitar USD 11.000-13.000 untuk perjalanan New York-London, sementara Boom hanya akan mematok tiket sekitar USD 5.000 pada rute yang sama.

Berdasarkan situs resmi perusahaan, kursi penumpangnya dijamin lebih luas. Masing-masing kursi menyediakan loker untuk penyimpanan dan jendela besar untuk melihat panorama dari ketinggian 60.000 kaki.

Amerika Serrikat sendiri melarang penerbangan supersonik karena suara yang dikeluarkan sangat berisik dan bisa mengganggu penduduk. Dalam upaya untuk meredam kebisingan itu, desain pesawatnya dibuat dengan hidung sangat mancung yang panjang dan sayap yang sangat lebar.

Leave a Reply