Camilan Jepang Berbahan Daun dan Berusia 700 Tahun Bernama Momiji

camilan jepang

Setiap negara pastinya memiliki Camilan tradisional yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Jepang juga sama, mereka sangat terkenal dengan berbagai macam kudapan lezat dan unik.

Keinginan masyarakat dalam mengonsumsi camilan ataupun snack terlihat dari banyaknya jenis dan rasa. Salah satu yang unik dari camilan di Jepang adalah gorengan daun maple atau sering juga disebut momiji tempura.

Selama 700 tahun lamanya, gorengan tradisional yang terkenal dengan rasa manis itu hanya bisa ditemukan di Kota Minoo, Osaka.

Seperti dilansir Great Big Story, Selama 50 tahun lamanya Setsuko Hisakuni membuat tempura dari daun maple. Dalam membuat camilan tersebut, Hisakuni tampaknya tidak terlalu kerepotan dalam mencari daun maple.

Meski begitu, Dia harus pintar dalam memilih daun mana yang baik untuk dikonsumsi. Daun maple bewarna merah menurutnya tidak tepat untuk dijadikan bahan dasar dalam membuat momiji tempura. Oleh karena itu, ia hanya menggunakan daun maple bewarna kuning saja sebab mereka punya bagian vena daun yang lembut.

Warna daun maple kuning juga tidak akan berubah saat melalui proses pengasinan, hal itu juga yang menjadi alasan lain untuk memilih jenis daun tersebut.

Sesudah mengumpulkan daun maple, Hisakuni akan membungkus daun-daun tersebut dalam ember untuk disimpan selama satu tahun.

Dalam proses memasak, Hisakuni harus memotong bagian batang dan mencuci daun terlebih dahulu. Setelah garam pada daun sudah dibersihkan, daun sudah siap untuk digoreng.

Tetapi sebelum daun tersebut digoreng, Hisakuni perlu mencampurkan daun dengan adonan tepung yang telah diberi gula dan mentega.

Hingga sekarang, keseharian Hitsakuni membuat gorengan maple tidak pernah ia anggap sebagai sesuatu yang mudah, tetapi baginya hal tersebut ia anggap menyenangkan dan membuatnya bangga. Karena itulah, Hitsakuni bisa terus menjalankan usaha tokonya yang hingga sekarang sudah bertahan selama 80 tahun untuk melestarikan hidangan tradisional tersebut.

“Aku hanya merasa senang ketika mendengar mereka (yang belum pernah memakan momiji) mengatakan rasanya sangat lezat,” ujar kata Hisakuni.

Leave a Reply