Calon Gubernur di Amerika Serikat Ini Transgender, Pertama Sepanjang Sejarah

Gubernur

Sepertinya ada banyak orang yang belum kenal dengan sosok Christine Hallquist, seorang transgender di Vermont, Amerika Serikat. Namanya sekarang sedang disorot oleh media lokal dan internasional karena dirinya mencalonkan diri sebagai gubernur Vermont.

Jika dirinya terpilih nantinya, maka ia akan mencetak sebuah sejarah baru sebagai gubernur transgender pertama di Amerika Serikat, mewakili partai pengusungnya, Demokrat.

Hallquist membawa sejumlah visi dan misi untuk akan diajukan selama kampanye nanti, yaitu ingin memajukan platform progresif yang terfokus pada ekonomi dan keadilan sosial, termasuk upah minimum sebesar $15 atau sekitar Rp 219 ribu, pembangunan pedesaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memperluas lagi akses layanan internet.

Meski dia merupakan seorang transgender, tapi Hallquist berhasil menyingkirkan para penantangnya pada putaran pertama. Dia berhasil memimpin dengan mengantongi 39 persen suara, menurut hasil tidak resmi dari sebuah survei.

“Saya sangat bangga bisa mewakili Partai Demokrat malam ini,” ujar Hallquist, berbicara di hadapan para pendukungnya di sebuah pesta kemenangan pada Selasa malam, 14 Agustus 2018 waktu setempat.

Jika nantinya benar-benar terpilih, rencananya Hallquist akan mereformasi sistem pendidikan di kotanya, memberlakukan upah layak bagi buruh, dan pengobatan merata. Dengan begitu, dia juga menjadi gubernur transgender pertama di negara adidaya tersebut.

Pada pemilihan umum yang akan jatuh pada November tahun ini, Hallquist akan menghadapi petahana Phil Scott. Wali Kota Houston, Annise Parker, yang merangkap sebagai presiden LGBTQ Victory Fund, mengatakan bahwa Hallquist menjadi penentu kesetaraan gender di kotanya.

“Kemenangan Christine merupakan momen yang menentukan untuk kesetaraan transgender dan ini adalah hal yang sangat luar biasa, mengingat masih sedikitnya pejabat dari kalangan transgender di tiap tingkat pemerintahan,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari ABC, Rabu (15/8/2018).

Hallquist bergabung dengan tiga kandidat LGBTQ untuk pencalonan gubernur pada tahun 2018, jumlah yang cukup tinggi secara historis. Mereka adalah Lupe Valdez dari Texas, Kate Brown dari Oregon dan Jared Polis dari Colorado, mereka semua berasal dari Partai Demokrat dan pendukung LGBTQ.

Hallquist yang merupakan mantan CEO dari Vermont Electric Cooperative, menekankan bahwa media asing sering kali memfokuskan pemberitaan mengenai dirinya dari sudut “wanita transgender”.

Padahal dia juga ingin dipandang sebagai seorang insinyur, inovator dan seseorang yang maju.

Selama putaran pertama, Hallquist menerima dukungan dari Justice Democrats, komite aksi politik progresif yang didirikan oleh mantan pemimpin kampanye Bernie Sanders, termasuk The Young Turks ‘Cenk Uygur’ yang membantu “superstar” sayap kiri Alexandria Ocasio-Cortez meraih kemenangannya atas New York awal musim panas ini.

Leave a Reply