Bubur Muhdor, Racikan Bubur Dari Tuban Dengan Rempah Khas Arab

Bubur Muhdor

Di masjid Mudhor, Tuban, bulan ramadan dinikmati dengan sajian bubur muhdor. Bubur berempah dengan daging kambing ini hangat mengenyangkan.

Takjil bubur Muhdhor yang dimasak oleh kaum pria merupakan tradisi turun temurun yang dilaksanakan dan oleh para muslim d ikampung Arab Tuban. Bubur dibagikan kepada kaum muslim sekitar maupun para jamaah masjid saat waktu berbuka puasa tiba.

Di Kelurahan Kutorejo yang berada di tengah kota Tuban, terdapat banyak warga keturunan Arab yang telah lama tinggal dan beranak cucu di kampung ini. Setiap bulan Ramadan tiba, warga yang tinggal di kampung Arab ini selalu berbuka puasa dengan bubur Muhdhor.

Bubur yang terbuat dari bahan beras, daging kambing, serta aneka bumbu dan rempah ini dibuat oleh para kaum pria di masjid Muhdhor yang letaknya di tengah pemukiman mereka. Proses pembuatan bubur ini dilakukan setelah sholat Dhuhur atau sekitar pukul 13.00 hingga jelang waktu ashar tiba.

Setiap harinya tidak kurang dari 50 kg beras dan 10 kg daging kambing ini diproses menjadi bubur yang sedap aromanya dan gurih nikmat rasanya. Proses pembuatan bubur ini menggunakan panci tembaga supaya cepat matang dan panasnya tahan lama. Para pria ini bergantian sambil berdiri mengaduk bubur yang telah dicampuri bumbu dan rempah diatas dandang berukuran 1×1 meter.

“Ini rutin dilakukan saat ramadan, kita kasih nama Bubur Muhdhor karena proses pembuatannya di halaman masjid Muhdhor,” jelas Habibi, takmir Masjid Muhdhor.

Rutinitas yang dikerjakan di halaman masjid Muhdhor selama satu bulan puasa ini merupakan tradisi sesepuh dan bentuk ajaran saling berbagi di bulan puasa. Untuk masyarakat yang ingin menikmati bubur dengan warna kuning emas ini bisa antre setiap pukul 17.00 dengan membawa panci. Sedangkan bagi pengguna jalan yang hendak sholat magrib di masjid, disediakan takjil bubur ini yang telah tertata di piring.

Salah satu warga Kutorejo, penikmat bubur ini, Agus (29) menuturkan bubur ini berkhasiat bisa membuat stamina sehat tidak mudah loyo. Kalau habis makan badan terasa hangat meski hanya makan sedikit rasanya kenyang.

“Hampir tiap sore ikut makan bubur Muhdhor, seneng mas selain gratis juga badan ini terasa segar dan hangat,” ucap Agus.

Leave a Reply