Berbagai Negara Ini Memiliki Masalah Dengan Kotoran

Negara

Setiap negara yang ada di dunia pastinya memiliki permasalahannya masing-masing. Mulai dari masalah seperti krisis, korupsi, bencana ataupun lainnya. Tetapi, ada sebuah masalah tidak biasa yang ternyata bisa menjadi ancaman besar bagi kehidupan para penghuninya.

Beberapa negara-negara ini harus berurusan dengan banyak kotoran. Mungkin, saat Anda mengunjungi lokasi ini, bisa jadi Anda akan menemukan banyak kotoran, baik itu milik manusia ataupun hewan.

Jika Anda mencium bau-bau yang tidak sedap, kemungkinan besar itu berasal dari kotoran manusia.

Sikap tidak displin warga merupakan salah satu penyebab tersebarnya kotoran-kotoran ini di tempat umum.

Seperti dilansir Listverse.com, berikut berbagai negara yang memiliki permasalahan dengan kotoran manusia ataupun hewan:

China

Kotoran manusia seringkali ditemukan di sejumlah tempat umum di China. Balita hingga anak kecil bebas untuk buang air besar di tempat umum, meski kebiasaan ini sebenarnya sangatlah tidak baik.

Bukan hanya itu, bahkan beberapa orang dewasa juga melakukan hal yang sama. Tidak ada keraguan bagi anak-anak untuk buang air kecil atau air besar di tempat umum.

Sebagai contoh, pada Agustus 2016 seorang wanita kedapatan buang air besar di sebuah lift. Dalam rekaman CCTV, mulanya wanita tersebut mungkin berusaha untuk menahan rasa mulas di perutnya. Tetapi karena lantai yang ia tuju masih sangat jauh, ia akhirnya memutuskan untuk menyerah.

Perempuan dengan rambut panjang itu lalu menurunkan roknya, berjongkok, dan mulai buang air besar di lantai lift tersebut. Setelah dirinya selesai, ia langsung memasang kembali roknya sambil melihat ke sana-ke mari. Mungkin mencari kamera yang merekam aksinya.

Wanita tersebut lalu berdiri dan merapikan lagi pakaiannya. Setelah lift terbuka, ia langsung melangkah keluar dan mengabaikan tumpukan kotoran yang ia buang di belakangnya.

Gunung Everest – Nepal

Ada sangat banyak kotoran di Gunung Everest. Para pendaki memang sering meninggalkan kotorannya. Hal ini karena tidak ada fasilitas buang air besar di lokasi tersebut.

Efek dari sisa kotoran itu akan sangat terasa saat tumpukan salju mencair, di mana airnya akan bercampur dengan kotoran dan turun hingga ke bagian bawah gunung.

Pasa warga yang tinggal di kaki gunung lah yang terkena damnpaknya. Pasokan air bersih mereka terkontaminasi dengan kotoran manusia.

Efeknya sangat jelas. Meminum air yang terkontaminasi dengan kotoran akan menimbulkan berbagai penyakit.

Ahmedabad – India

Lebih dari separuh penduduk India buang air besar di tempat terbuka. Jumlah ini nyaris mencapai 600 juta orang. Hasilnya pun telah terbukti.

Lebih dari 200 ribu anak meninggal akibat menderita diare setiap tahun dan setengah dari anak-anak di bawah usia lima tahun kurang berkembang di usia mereka.

Meski India memiliki cukup banyak toilet, penyebab masalahnya sedikit mendalam.

Sebagian besar orang di India lebih suka untuk buang air di tempat terbuka. Ada beberapa alasan mereka melakukan ini. Di antaranya, banyak orang India yang tidak terbiasa memakai toilet. Sementara alasan lain adalah karena masalah takhayul.

Mereka memiliki keyakinan bahwa penyihir bersembunyi di toilet. Anak-anak bisa saja diculik hantu jika mereka buang air besar di toilet.

Salah satu lokasi yang mempercayai hal tersebut adalah kota Ahmedabad. Di mana para warganya masih buang air besar di ruangan terbuka seperti sepanjang rel kereta api.

Bulawayo – Zimbabwe

Bulawayo merupakan kota kedua terbesar di Zimbabwe. Sekitar dua dekade lalu, kota ini mengalami kekeringan parah yang menyebabkan kurangnya air bersih.

Warga kota ini tidak mendapatkan cukup air untuk kehidupan sehari-hari, termasuk untuk menyiram toilet mereka. Karena hal itu, kotoran mereka tidak mencapai saluran pembuangan.

Pemerintah akhirnya membuka suara dan mengambil sebuah keputusan yang cukup mengejutkan. Pemerintah setempat memerintahkan agar toilet baru bisa disiram secara bersamaan pada pukul 19.20 waktu setempat.

Jadi, bagi siapa saja yang ingin buang air besar, mereka akan melihat kotoran orang lain terlebih dahulu dan tidak perlu disiram karena akan dibersihkan secara berbarengan.

New Taipei City

New Taipei City memiliki permasalahan dengan kotoran anjing. Untuk membuat lingkungan bersih, pemerintah setempat bahkan sampai membuat sebuah penawaran yang cukup menggiurkan.

Bukan dengan menekan jumlah kotoran anjing yang tersebar di jalanan, melainkan pemerintah setempat akan mengganti satu kantong kotoran dengan sejumlah uang.

Leave a Reply