Bawa Kemenangan MU, Paul Pogba MVP Di Etihad

Paul Pogba

Tak ada pesta juara lebih awal untuk Manchester City di Etihad Stadium. Justru panggung di sana malah dikuasai gelandang Manchester United Paul Pogba.

City dipastikan meraih gelar juara jika berhasil mengalahkan MU pada laga ini. Menjadi mimpi bagi banyak fans mereka mengangkat trofi di depan rival sekota.

Pada laga yang dihelat, Sabtu (7/4/2018) malam WIB, City tinggal 45 menit berjarak dengan titel juara ketika mereka unggul 2-0 di babak pertama. Tapi, semuanya berubah drastis di babak kedua.

Itu gara-gara performa gemilang para pemain MU khususnya Pogba yang menginspirasi kebangkitan MU setelah “tertidur” sepanjang babak pertama. Dua gol mampu dibuat Pogba yang dicatat Opta hanya dalam selang 97 detik.

Gol pertama terjadi lewat kerjasama apik dengan Ander Herrera. Herrera mengumpan dengan dada yang dilanjutkan sepakan jarak dekat Pogba ke gawang Ederson.

Berkisar satu tengah mnit lebih, Pogba membuat publik tuan rumah terdiam lewat tandukan sempurna memanfaatkan umpan akurat Alexis Sanchez.

Dua gol istimewa untuk Pogba mengingat dia terakhir kali mencetak gol saat mengalahkan Newcastle United 4-1 November lalu. Pogba musim ini sudah bikin lima gol dan sembilan assist di Premier League.

Aksi Pogba itu lantas membuat MU makin semangat dan akhirnya memastikan kemenangan 3-2 lewat gol Chris Smalling. Laga yang jadi panggung untuk Pogba setelah dihantam kritik belakangan ini.

Performa Pogba menurun yang membuatnya sempat dicadangkan Jose Mourinho jadi alasan. Banyak yang menganggap Pogba tak bisa maksimal ketika tampil sebagai box to box menemani Nemanja Matic dan dianggap lebih pantas bermain di formasi tiga gelandang serang

Hal itu dibuktikan ketika Pogba masuk formasi 4-3-3 di laga tadi di mana dia tampil sempurna kala ditemani Nemanja Matic dan Ander Herrera.

Secara statistik pun Pogba tampil cukup baik. Ia berhasil mencatat tiga tembakan yang ketiganya mengarah ke gawang dengan dua menjadi gol. Ia juga menjadi pemain MU dengan dribel sukses terbanyak bersama Matic, yakni empat.

Selain itu, Pogba juga berhasil membuat 29 passing yang 82.8 persen di antaranya sukses. Terakhir, Pogba jadi pemain MU setelah Wayne Rooney di Desember 2012 yang mencetak dua gol ke gawang City.

Karena MU Tak Mau Jadi Badut yang Menyaksikan City Juara

Manchester United comeback di babak kedua untuk memenangi Derby Manchester. MU tak ingin jadi badut yang menyaksikan Manchester City meraih gelar juara liga.

Bermain di Etihad, Sabtu (7/4/2018), City menciptakan start bagus dengan menciptakan dua gol di dalam 30 menit. Vincent Kompany membuka keunggulan tim tuan rumah di menit ke-25, yang diperbesar gol Ilkay Guendogan lima menit kemudian.

Angin pertandingan berubah selepas turun minum. Paul Pogba menginspirasi kebangkitan Setan Merah dengan menciptakan dua gol dalam selang dua menit. Sontekan Chris Smalling di menit ke-69 memastikan tiga poin dibawa pulang tim tamu.

Kemenangan itu membuat MU mengoleksi 71 poin, memangkas jarak dengan City menjadi 13 poin dengan enam pertandingan sisa. MU turut menggagalkan City masuk buku rekor sebagai tim yang meraih gelar juara tercepat sejak 1956.

“Saat half-time kami mengasihani diri sendiri, kami ingin bermain dengan harga diri dan berpikir kami sepenuhnya layak pada akhirnya. Babak pertama sangat buruk, kami tidak memainkan permainan kami, dan bisa saja menghilang,” kata Smalling kepada¬†Sky Sports.

“Manajer tidak mengatakan banyak saat jeda pertandingan karena kami sudah tahu sebagai pemain, kalau tadi adalah penampilan yang sangat jelek. Dia bilang kami tidak ingin menjadi badut yang berdiri menyaksikan mereka mendapatkan gelar juara mereka.”

“City sudah tampil fantastis di sepanjang musim ini, tapi kami memperbaiki penampilan kami dan memenangkan pertandingan,” simpul bek tengah MU ini.

Leave a Reply