Banyak Kritik Dari Gamer Pasca Rilisnya Trailer Battlefield V

Battlefield V

Pada minggu lalu, video game buatan DICE beserta EA sudah meluncurkan trailer terbarunya. Apalagi kalau bukan Battlefield V. Namun sayang, alih-alih mendapatkan banyak pujian video trailer Battlefield V itu malah mendapat kritikan pedas. Tidak tanggung-tanggung jumlah acungan jempol dibanding Dislike pun banyak didapat melalui unggahan resminya melalui situs Youtube.

Hingga berita ini diturunkan, selisih orang yang menyukai video dengan yang tidak, hampir menyentuh angka 70 ribu. Kenyataan ini justru  berbanding terbalik dengan peluncuran ‘Battlefield 1’ tahun lalu. Kala itu game Battlefield mampu menyaingi saingan terbesarnya, Call of Duty.

Jika melihat dari sejumlah komentar yang ada, game Battlefield V banyak mendapat singgungan tentang karakter utama yang hadir dalam video maupun sampul utamanya. Para gamer tampaknya tidak setuju dengan keputusan DICE yang menempatkan seorang wanita sebagai pemeran utama dari game tersebut.

Mereka bereaksi dengan menyatakan kenapa harus wanita yang dipilih dalam peperangan itu. Tak sedikit yang mencap DICE dan EA adalah perusahaan feminis dan berusaha untuk mengambil keuntungan dari situ.

Padahal seperti yang kita ketahui, keputusan DICE maupun EA tidak salah sepenuhnya. Perang Dunia II yang menjadi latar belakang permainan Battlefield V pun pernah diikuti pula oleh kaum perempuan. Hubbers bisa menonton video trailer game Battlefield V disini!

Rencananya video game Battlefield V akan meluncur pada tanggal 19 Oktober 2018. Game ini sendiri telah mendapatkan spot khusus di ajang E3 2018 mendatang. EA dan DICE akan berbagi tempat dalam mengumumkan fitur-fitur keren yang bakal ada di game terbarunya itu. So, menurut Hubbers apakah protagonis perempuan dalam game Battlefield V adalah sebuah kesalahan?

Leave a Reply