5 Tanda Pacar Kamu Tipe Orang Yang Playing Victim

Nggak ada manusia yang luput dari kesalahan. Bahkan orang yang tampak sempurna sekalipun pasti pernah berbuat salah, apalagi cuma sesosok pacar. Berbuat kesalahan itu nggak salah. Yang salah kalau ada yang berbuat kesalahan, dia nggak belajar atau terus diperbesar.

Yang paling menyebalkan di antara golongan orang-orang yang nggak luput dari kesalahan adalah orang yang terlalu banyak menyalahkan orang lain, seakan-akan dia selalu jadi korban alias tukang playing victim. Lebih menyebalkannya lagi, kalau yang tukang playing victim adalah pacar sendiri.

Dalam hubungan, sudah sepatutnya segala beban dan tanggung jawab dipikul bersama. Kalau ada salah satu yang playing victim berarti dia melimpahkan beban dan tanggung jawab itu ke pasangannya. Percaya, deh. Menjalin hubungan dengan orang yang playing victim itu bisa mengganggu kesehatan mentalmu.

Sebelum kamu percaya padanya kalau kamu adalah pihak yang selalu salah, cari tahu dulu, benarkah kamu selalu melakukan kesalahan yang dia sebutkan, atau memang dia hanya playing victim belaka? Ketahui ciri-ciri pacar yang tukang playing victim!

1. Dia selalu meng-expose kemalangan hidupnya kepadamu

Apapun yang terjadi padanya, bagi dia itu salahmu. Dia kelaparan karena kamu nggak bisa menemani dia makan di tempat yang dia mau, itu salah kamu. Padahal ya dia bisa makan sendiri atau makan yang lain dulu. Pokoknya segala kemalangan yang dia rasa, itu salahmu. Segala hal salah yang ada dalam hubungan kalian, itu selalu dikaitkan dengan perbuatanmu. Hmm, mungkin dia nggak merasa punya tanggung jawab dalam hubungan itu.

2. Tukang Besar-besarin Masalah Kecil adalah nama tengahnya

Ya, dia hobi banget besar-besarin masalah kecil. Dia nggak balas chatmu dua jam karena tidur, bisa-bisa 100 missedcalls masuk ke ponselmu. Belum lagi marah-marahnya saat kamu sudah menjawab chat itu, belum lagi tuduhannya kamu macam-macam. Ya, intinya dia senang besar-besarin masalah.

3. Nggak pernah mau minta maaf atas apapun

Dalam hubungan, kamu dan dia memiliki tanggung jawab yang sama besarnya. Jika ada suatu kondisi buruk terjadi, kamu dan dia sama-sama punya andil dalam keadaan tersebut. Nggak ada yang benar dan nggak ada yang salah, karena jika kalian berdua bisa bekerja sama sepatutnya kesalahan itu nggak terjadi. Tapi untuk membuat keadaan lebih baik, nggak ada salahnya saling mengucap maaf sebagai bentuk empati dan rasa tanggung jawab. Nah, pacar yang tukang playing victim biasanya nggak mau minta maaf nih untuk alasan apapun.

4. Dia selalu merasa kamu menyudutkannya

Setiap kamu mengungkapkan sesuatu tentang kondisi dalam hubungan kalian, dia anggap itu bentuk konfrontasimu terhadapnya. Selalu seperti itu. Dia nggak sadar kalau dengan dia selalu bersikap seolah-olah kamu menyudutkannya, sesungguhnya dia sedang menyudutkanmu.

5. Nggak pernah ada masalah yang dibahas sampai selesai

Seringnya karena kamu keburu capek sendiri ngomong sama dia hanya berputar di soal itu-itu saja, nggak berpikir dengan kepala dingin, nggak ada upaya mencari solusi. Jadi kamu sudahi saja bagiamanapun keadaannya, yang penting kamu dan pacar nggak ribut. Kebiasaanitu nggak baik buat hubungan, lho. Lama kelamaan pacarmu bisa jadi toxic. Perbaiki segera atau tinggalin aja.

Leave a Reply