3 Sirkuit Tersulit Untuk Ditaklukkan Rider MotoGP

Sirkuit adalah tempat para rider MotoGP untuk beradu dengan rider lainnya. Adapun masing-masing dari sirkuit memiliki titik tersulit yang tidak mudah untuk dilewati oleh para rider. Lalu, sirkuit mana saja kah yang terbilang menantang serta sulit untuk ditaklukkan para rider MootoGP?

Berikut Berita123 rangkum 3 Sirkuit Tersulit Untuk Ditaklukkan Rider MotoGP.

3. Sirkuit tercepat Di Dunia: Losail, Qatar.

Sebelum adanya sirkuit ini, sirkuit Mugello di Italia merupakan sirkuit tercepat yang pernah ditaklukan oleh para rider sampai dengan kecepatan 350 km/jam, dilakukan oleh Andrean Iannoe dari Ducati di tahun 2014.

Tetapi, sejak adanya sirkuit Losail di Qatar, pembalap MotoGP yang bisa menaklukan kecepatan sampai 350,5 km/jam ialah Marc Marquez, dengan dicatat sebagai motor MotoGP tercepat yang pernah berlaju di lintasan Losail, Qatar.

2. Sirkuit dengan Titik Pengereman Tersulit: Motegi, Jepang.

Perusahaan rem dari Italia yaitu Brembo mencatat bahwa rem dalam MotoGP adalah rem yang paling canggih serta paling cakram di antara semua rem yang digunakan dalam mesin di industri otomotif lainnya.

Pembalap MotoGP kadangkala mengalami tekanan cuma sebesar 1.1 G (tekanan gravitasi) saja ketika mengerem, serta Brembo mengklasifikasikan 1.5 G sebagai maksimum perlambatan.

1. Sirkuit dengan G Force Terbesar: Sepang, Malaysia.

G Force merupakan istilah jamak yang dipakai untuk melihat gaya gravitasi yang didapatkan dari pembalap saat menghadapi tikungan.

Secara teknis tidak semua pembalap mencapai tekanan gravitasi yang sama. Kecelakaan yang dialami Loris Baz ketika terbentur dengan dek di sirkuit ini mengakibatkan dirinya mendapatkan tekanan gravitasi sebesar 29.9 G di pundaknya. Untuk perbandingan, pilot Jet F-16 mendapatkan tekanan gravitasi sebesar 9G ketika mengendarai jetnya di udara.

Leave a Reply