3 Presiden Di Dunia Dengan Waktu Terlama Memimpin

Jika sebuah negara tidak menganut sistem kerajaan, seharusnya kepala pemerintahan rutin berganti. Apalagi bila negara tersebut menganut sistem demokrasi presidensial. Pergantian tampuk kepemimpinan nasional adalah suatu keniscayaan.

Nyatanya, anomali terjadi di beberapa negara dalam daftar berikut ini, yang disusun berdasarkan situs the Richest serta Quartz. Presiden-presiden dalam daftar berikut berkuasa terlalu lama, semuanya lebih dari 30 tahun. Walau pemilu digelar rutin, pemenangnya kembali muka-muka itu lagi.

Ada beberapa faktor yang membuat presiden abadi menguasai sebuah negara. Antara lain, pengaruh politiknya terlanjur kuat, memiliki kroni hingga akar rumput, serta menerapkan pemerintahan tangan besi, membuat rakyatnya tidak berani membantah.

Inilah dia Berita123 rangkum, 3 Presiden Di Dunia Dengan Waktu Terlama Memimpin.

3. Teodoro Mbasogo (Guinea) – 39 Tahun

Teodoro Mbasogo

Penduduk Indonesia mungkin tidak terlalu mengenal Republik Guinea Katulistiwa. Tapi kini tampaknya kita perlu belajar, bahwa Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo telah berkuasa sejak 1979 sampai sekarang.

Mbasogo naik ke tampuk presiden lewat kudeta berdarah. Dia merebut kekuasaan dari sang kakak. Sejak saat itu, dia terus mempertahankan jabatannya. Mbasogo beruntung, karena negaranya dikaruniai minyak. Ekonomi pun stabil dan rakyat tidak mengeluh atas sikapnya yang otoriter, seperti dilansir radio BBC pada 26 Juli 2009.

Beberapa lembaga di bawah PBB sampai sekarang masih menganggap Guinea Katulistiwa sebagai salah satu negara paling tidak demokratis sekaligus paling korup di muka bumi. Partai Demokratik Guinea (PDGE), yang dipimpin Mbasogo, menguasia 99 kursi di parlemen. Berani mengkritik pemerintah langsung disiksa dan dipenjara.

Di radio milik pemerintah, Mbasogo disebut sebagai Tuhan. Dia juga sering diceritakan punya kekuatan ajaib. Jadi jangan kaget bila 621 ribu rakyat Guinea Katulistiwa diam saja diperintah terus oleh pria uzur berusia 74 tahun ini.

2. Paul Biya (Kamerun) – 41 Tahun

Paul Biya

Paul Biya adalah politikus paling lama berkuasa di dunia saat ini. Rekornya cuma setingkat di bawah Fidel Castro dari Kuba.

Bedanya, ketika Castro kini tergolek di rumah menanti ajal, Biya masih relatif segar bugar. Pemimpin Kamerun ini sudah berkuasa 40 tahun. Itu adalah gabungan periode kepemimpinannya sebagai presiden sekaligus perdana menteri.

Biya merupakan presiden kedua di Kamerun sejak negara itu merdeka dari Perancis tahun 1960. Presiden sebelumnya Ahmadou Ahidjo yang berkuasa sejak selama 22 tahun sejak negaranya meraih kemerdekaan.

Dia secara teori bisa berkuasa sampai tahun 2018 karena parlemen sejak 2008 telah mencabut ketentuan yang membatasi masa pemerintahan seorang presiden.

Biya mulai berkuasa penuh di Kamerun pada 1985, setelah membentuk Partai Gerakan Demokratik Rakyat Kamerun (CPDM). Partai ini dikuasai para cukong, memiliki pengaruh hingga desa-desa, sehingga sangat sulit didongkel dari kekuasaan.

1. Mohamed Abdelaziz (Republik Arab Sahrawi) – 42 Tahun

Mohamed Abdelaziz

Pernah mendengar Republik Demokratik Arab Sahrawi? Negara ini benar-benar ada. Letaknya di barat Gurun Sahara, Afrika. Negara ini didirikan oleh Kelompok Bersenjata Polisario, mewadahi etnis Sahrawi yang menolak jadi warga Maroko.

Sejak 30 Agustus 1976 sampai sekarang, Republik Sahrawi tidak pernah berganti presiden. Nama sang presiden abadi itu adalah Mohamed Abdelaziz. Dia disebut-sebut salah satu pemimpin negara paling kaya sedunia, karena korupsi.

Mohamed Abdelaziz menguasai Polisario sejak awal didirikan, sampai sekarang. Awalnya dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai. Setelah kongres ketiga, Abdelaziz menciptakan jabatan baru presiden yang dia emban sampai sekarang.

Pria sangat fasih bicara dalam bahasa Prancis dan Arab ini sangat dominan serta rajin membagi uang negara kepada kroni, sehingga anggota partai tak pernah berani mengusiknya. Tak heran, Transparency International menyebut Abdelaziz menguasai salah satu negara paling korup di dunia.

 

Leave a Reply