3 Model Mobil Tertua Di Dunia

Jika kita berbicara soal mobil tertua di dunia, bayangan kita pasti akan tertuju kepada Ford Model T. Itu bisa dimengerti, pasalnya mobil tersebut telah masuk ke dalam sejarah mobil yang diajarkan di sekolah-sekolah yang ada di Amerika Serikat.

Kelahiran Ford Model T merupakan salah satu kontribusi Henry Ford terhadap mobil produksi massal. Tapi, jika kita berbicara lebih dalam lagi soal mobil tertua di dunia, maka Ford Model T akan masuk ke daftar terbawah dari mobil tertua di dunia.

Pasalnya, mobil tertua di dunia bukan berbahan bakar bensin, melainkan tenaga uap. Mobil bertenaga bensin tertua tidak dibangun sampai 1885, saat Karl Benz memproduksi Benz Patent-Motorwagen. Akhirnya mesin diesel dan bensin terbukti lebih mudah untuk diproduksi massal.

Dan berikut ini adalah 3 Model Mobil Tertua Di Dunia yang telah Berita123 rangkum.

3. Grenville Steam Carriage

 

Pada 1875, Robert Neville Grenville dari Butleigh, Glastonbury, Somerset, Inggris mulai merancang kereta uapnya. Di era itu mayoritas mobil dibuat secara ‘handmade’ alias dibuat dengan tangan dan biaya operasionalnya pun terbilang mahal.

Kereta Grenvile lebih mirip lokomotif daripada sebuah mobil, tapi kapasitas penumpangnya terbatas, hanya muat tujuh orang penumpang. Selain itu, salah satu penumpang memiliki tugas untuk ‘memberi makan’ mesin uap guna mempertahankan kecepatan.

2. Hancock Omnibus

 

Hancock Omnibus dibangun oleh penemu asal Inggris yakni Walter Hancock dan dapat dianggap sebagai kendaraan bertenaga uap pertama yang sukses secara komersial di dunia. Bisa dikatakan, Cugnot Fardier adalah penemu tersukses di dunia militer, dan Hancock Omnibus adalah penemu kendaraan penumpang tersukses di dunia.

Dia sukses mengangkut penumpang antara London dan Paddington. Sembilan buah gerbong yang dia bangun dapat mengangkut sekitar 4.000 penumpang antara 1832 dan 1834.

1. Cugnot Fardier

 

Cugnot Fardier adalah kendaraan ‘self-propelled’ pertama untuk mengangkut manusia. Mobil pertama di dunia ini merupakan hasil inovasi dari insinyur di Angkatan Darat Prancis yakni Nicolas-Joseph Cugnot. Soal Cugnot Fardier sebagai ‘self-propelled’ pertama di dunia masih diperdebatkan.

Pasalnya, pada 1672 Ferdinand Verbiest sudah lebih dulu memperkenalkan desain mobil bertenaga uap, tapi karena dimensinya terlalu kecil dan tidak memiliki ruang yang cukup untuk pengendara dan mustahil untuk dibangun. Tenaga uap telah digunakan sejak awal 1.700 untuk mesin-mesin pompa air dari tambang atau mengangkat alat berat.

Saat itu, belum diketahui bagaimana cara untuk mengkonversikan gerak maju bolak-balik ke gerakan putar untuk memutar roda. Cugnot berhasil memecahkan masalah ini dan pada 1769 membangun kendaraan prototipe ukuran penuh berdasarkan model yang dia buat pada enam tahun sebelumnya.

Steam Dray besutannya itu memiliki tiga buah roda dengan pelek besi, dua roda berada di belakang dan satu roda berada di depan. Kendaraan yang dirancang untuk mengangkut artileri tersebut menggendong boiler depan dan mesin dua silinder yang ditempatkan di atas roda depan. Pada saat dioperasikan, mobil Cugnot ini harus berhenti setiap 10-12 menit guna membangun kembali tekanan uap agar kendaraan dapat kembali melanjutkan perjalanan.

Kendaraan ini memiliki top speed hanya 1 mph atau sekitar 1,6 km/jam. Saat ini Cugnot Fardier menjadi salah satu koleksi yang dimiliki oleh museum Musee des Arts et Metiers di Kota Paris, Prancis.

Leave a Reply