3 Makanan Dan Minuman Khas Tertua Dari Berbagai Negara

Setiap negara memiliki makanan yang unik. Misalnya di Jepang ada sushi, di Korea ada kimchi, di Cina ada dimsum dan masih banyak lagi negara lainnya yang memiliki makanan unik.

Tahukah kamu bahwa makanan populer yang dimiliki setiap negara tersebut ternyata sudah berumur tua atau sudah ada sejak dahulu kala? Apa saja makanan tersebut? BerikutĀ Berita123 rangkumĀ 3 Makanan Dan Minuman Khas Tertua Dari Berbagai Negara.

3. Kombucha – Cina

Kombucha

Cina dikenal sebagai salah satu negara di Asia yang memiliki kuliner yang khas. di Negeri Tirai Bambu tersebut memiliki banyak bahan makanan dengan segala manfaatnya bagi kesehatan. Salah satunya adalah Kombucha. Kombucha ini adalah sebuah teh sangat tua yang dianggap sebagai obat dari segala obat.

Kombucha merupakan teh hasil fermentasi yang sudah ada di tanah Cina sekitar 2.000 tahun yang lalu. Di Cina, teh ini disebut sebagai obat awet muda. Kombucha mengandung vitamin B yang sangat tinggi. Meminum teh ini bukan hanya bisa meningkatkan daya tahan tubuh, tapi juga bisa mengurangi radang.

2. Tharida (Tharid) – Arab

Tharida

Makanan yang terlihat aneh ini merupakan makanan yang sangat populer di Arab. Apa namanya? Inilah Tharida atau Tharid. Bila ditelusuri sejarah tharida, ternyata makanan ini sudah ada sejak jaman Nabi Muhammad, wow! Tharida diciptakan dari sebuah grup yang menamakan diri mereka Ghassanids.

Para Ghassanids ini membuat tharida atau tharid dengan mengkombinasikan bahan seperti daging rebus, kuah kaldu, dan remah roti. Ada fakta menarik dibalik tharida yaitu, Nabi Muhammad mengatakan bahwa makanan ini sangatlah enak, jauh lebih enak dari makanan apapun yang pernah ia coba. Sama seperti kecantikan Aisha yang jauh melebihi dari wanita lain.

1. Papadzules – Kolombia

Papadzules

Makanan yang menggugah selera ini berasal dari Kolombia. Tidak seperti makanan khas Kolombia pada umumnya, Papadzules bahkan sudah ada sejak pra-Kolombia, lebih tepatnya Papadzules merupakan kuliner tradisional dari Yucatan Peninsula. Dibuat dari Suku Maya, Papadzules terbuat dari tortila, jagung, dan saus yang dibuat dari biji labu. Telur diletakkan di dalam tortilla dan ditutup rapat lalu dituang dengan saus toomat.

Sekarang ini, banyak masyarakat Kolombia yang melakukan beberapa variasi dari Papadzules. Salah satunya dengan menuangkan minyak labu di permukaan tortilla. Papadzules memiliki arti makanan untuk para dewa di Suku Maya. Oleh Suku Maya, makanan ini diberikan pada Penguasa Spanyol yang tidak sengaja berjumpa dengan mereka sebagai tanda hormat.

Leave a Reply