3 Film Termahal Sepanjang Sejarah, Biaya Produksinya Gak Main-Main!

Perkembangan Industri perfilman yang semakin modern, membuat banyak yang berlomba-lomba menggarap film sebaik mungkin, agar mendapat apresiasi luar biasa dari para penonton.

Tetapi untuk mencapai keberhasilan banyak yang harus di korbankan baik itu waktu maupun biaya produksi yang bernilai fantastis. Berikut ini adalah 3 Film Dengan Biaya Produksi Termahal Sepanjang Sejarah.

3. Pirates of the Caribbean: At World’s End

Pirates of the Caribbean: At World’s End adalah film ketiga dari trilogi Pirates of the Caribbean. Film ini disutradarai oleh Gore Verbinski yang juga menjadi sutradara di dua film sebelumnya. Pemain-pemain yang muncul antara lain Johnny Depp, Keira Knightley, Orlando Bloom, Bill Nighy, Geoffrey Rush, dan Jack Davenport. Selain pemain-pemain tersebut, bermain juga Chow Yun-Fat yang berperan sebagai Sao Feng, musuh baru di trilogi ini. Dirilis pada tanggal 25 Mei 2007 dengan total biaya produksi sebesar US$ 347 Juta.

2. Avengers: Infinity War

Avengers: Infinity War film pahlawan super mendatang yang didasarkan pada tim pahlawan super Marvel Comics, Avengers, serta diproduksi oleh Marvel Studios dan didistribusikan oleh Walt Disney Studios Motion Pictures. Film ini adalah sekuel dari The Avengers dan Avengers: Age of Ultron, serta merupakan instalasi film kesembilan belas dalam Marvel Cinematic Universe (MCU). Film ini diproduksi dengan biaya US$ 400 juta. Avengers: Infinity War dijadwalkan akan dirilis pada 4 Mei 2018. Sebuah sekuel yang belum diberi judul rencananya akan dirilis pada 3 Mei 2019.

1. Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides

Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides adalah film keempat dalam seri Pirates of the Caribbean. Dalam film ini, Kapten Jack Sparrow (Johnny Depp) bergabung dengan Angelica (Penélope Cruz) untuk mencari Air Mancur Awet Muda, menghadapi bajak laut Blackbeard terkenal (Ian McShane). Film ini di produksi dengan budget fantastis dengan total biaya produksi sebesar US$ 403 Juta.

Leave a Reply